Senin, 09 September 2013
pengertian TIK
Pengertian
:
Pengertian
dial up
Dial-up connection atau dial-up saja adalah
istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada akses
Internet dengan menggunakan jalur telepon tetap atau telepon bergerak.
Pertama-tama, komputer melalui modem melakukan pemanggilan telepon (dial-up) ke
Penyelenggara Jasa Internet. Setelah terhubung maka komputer dapat segera
mengakses Internet dan kemudian mengakhiri koneksi dengan memutuskan hubungan
telepon.
GPRS (General Packet Radio
Service )
suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Penggabungan layanan telepon seluler dengan GPRS (General Packet Radio Service) menghasilkan generasi baru yang disebut 2.5G. Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), dan World Wide Web (WWW).
suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Penggabungan layanan telepon seluler dengan GPRS (General Packet Radio Service) menghasilkan generasi baru yang disebut 2.5G. Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), dan World Wide Web (WWW).
3G
Teknologi 3G terbagi menjadi GSM dan CDMA. Teknologi 3G sering disebut dengan Mobile broadband karena keunggulannya sebagai modem untuk internet yang dapat dibawa ke mana saja. 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses: * Sebesar 144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat. * Sebesar 384 Kbps untuk kondisi bergerak. * Paling sedikit sebesar 2 Mbps untuk kondisi statik atau pengguna stasioner. Secara evolusioner teknologi 3G telah dikembangkan menjadi 3.5G melalui peningkatan kecepatan transmisi data dengan teknologi berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access).
Teknologi 3G terbagi menjadi GSM dan CDMA. Teknologi 3G sering disebut dengan Mobile broadband karena keunggulannya sebagai modem untuk internet yang dapat dibawa ke mana saja. 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses: * Sebesar 144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat. * Sebesar 384 Kbps untuk kondisi bergerak. * Paling sedikit sebesar 2 Mbps untuk kondisi statik atau pengguna stasioner. Secara evolusioner teknologi 3G telah dikembangkan menjadi 3.5G melalui peningkatan kecepatan transmisi data dengan teknologi berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access).
4G
Belakangan ini industri nirkabel mulai mengembangkan teknologi 4G,meskipun sebenarnya teknologi 4G ini seperti Long Term Evolution (LTE) hanya merupakan evolusi dari teknologi 3GPP dan Ultra Mobile Broadband (UMB) berasal dari 3GPP2, sehingga sulit untuk membedakan dengan jelas teknologi 3G dan 4 G. Salah satu teknologi 4G yaitu WiMax mobile standard telah diterima oleh ITU untuk ditambahkan pada IMT-2000, sehingga teknologi baru ini masih digolongkan ke dalam keluarga 3G. International Telecommunication Union (ITU) sedang mempelajari kemampuan mobile broadband yang disebut IMT-advanced yang disebut teknologi generasi keempat (4G).
Belakangan ini industri nirkabel mulai mengembangkan teknologi 4G,meskipun sebenarnya teknologi 4G ini seperti Long Term Evolution (LTE) hanya merupakan evolusi dari teknologi 3GPP dan Ultra Mobile Broadband (UMB) berasal dari 3GPP2, sehingga sulit untuk membedakan dengan jelas teknologi 3G dan 4 G. Salah satu teknologi 4G yaitu WiMax mobile standard telah diterima oleh ITU untuk ditambahkan pada IMT-2000, sehingga teknologi baru ini masih digolongkan ke dalam keluarga 3G. International Telecommunication Union (ITU) sedang mempelajari kemampuan mobile broadband yang disebut IMT-advanced yang disebut teknologi generasi keempat (4G).
3,5G
atau
dikenal juga sebagai super 3Gteknologi 3G, terutama dalam peningkatan kecepatan
transfer data yang lebih dari teknologi 3G (>2Mbps) sehingga dapat melayani
komunikasi multimediainternet dan bertukar data video (video sharing).
merupakan peningkatan dari seperti akses
Teknologi ini merupakan penyempurnaan teknologi sebelumnya dengan menutupi semua keterbatasan 3G. Contohnya layanan panggilan video 3,5G mengalami penyempurnaan dengan meniadakan penundaan suara maupun penundaan pada tayangan wajah lawan bicara di layar ponsel (yang sering terjadi pada 3G), sehingga melakukan panggilan video (video call) melalui jaringan 3,5G jauh lebih terkesan hidup.
Teknologi ini merupakan penyempurnaan teknologi sebelumnya dengan menutupi semua keterbatasan 3G. Contohnya layanan panggilan video 3,5G mengalami penyempurnaan dengan meniadakan penundaan suara maupun penundaan pada tayangan wajah lawan bicara di layar ponsel (yang sering terjadi pada 3G), sehingga melakukan panggilan video (video call) melalui jaringan 3,5G jauh lebih terkesan hidup.
Pengertian EVDO adalah
EVDO (Evolution-Data Optimized;
resmi:CDMA2000), merupakan sebuah standar pada wireless broadband berkecepatan
tinggi. EVDO satu dari dua macam standar utama nirkabel Generasi ke-3
atau 3G. adapun standar yang lainnya adalah W-CDMA.
3G adalah desain untuk meningkatkan
kecepatan data maupun voice dengan memanfaatkan jaringan telepon seluler yang
telah ada. Dimana, kendala utama untuk menerapkan jaringan nirkabel berkecepatan
tinggi adalah minimnya lebar data, atau rentang frekuensi yang dapat dipakai.
Dengan banyaknya frekuensi radio yang dapat ditekan/dirampingkan pada gelombang
FM, maka tidak terlalu banyak data yang bisa memnfaatkan bandwidh tersebut. EVDO
yang mengembangkan teknologi yang dikembangkan oleh Qualcomm dapat
memecahkan masalah ini.
CDMA
(Coded Division Multiple Access), menggunakan matematis untuk dapat melewatkan
multiple wireless devices' untuk mengirim data secara bersamaan pada frekuensi
yang sama. Setiap perangkat, seperti telepon seluler, ditandai dengan tanda
unik matematis. Tanda Unik tersebut diterapkan pada sinyal asli dan dikirim
sebagai sinyal termodifikasi. Penerima juga menerapkan invers tanda matematika
dari sinyal kirim untuk mendapatkan sinyal asli.
Jaringan Nirkabel awalnya
memanfaatkan sebuah penghalang antara pengirim dan penerima, seperti kebanyakan
telepon tradisional. EVDO, sebagai penggantinya mengadopsi pendekatan
yang sama untuk internet. IP (Internet Protocol), memecah data pada. Tentu hal
ini akan mengirit bandwidth yang memungkinkan dipakai oleh perangkat lain;
ketika tak ada percakapan telepon pastinya juga tidak ada paket yang lewat
karena tidak ada paket yang dikirim. atau ketika sebuah situs web diakses,
tidak akan ada lebar data yang dipakai sampai situs web tersebut mulai mengirim
halaman web.
Secara teori EVDO mampu
melewatkan 2.4 megabit per sekon. Tentu saja ini lebih cepat dari DSL dan
broadband cable yang ada. Pada sebuah video konferensi di Amerika, yang
digunakan oleh seseorang yang berada di dalam kendaraan pada kecepatan
90km/jam, sedangkan pada demo yang lain sebuah telepon dicoba dari sebuah
bullet train yang bergerak melebihi (240 km/jam).
Kelebihan EVDO dibandingkan CDMA
biasa, tentu lebih mengirit spektrum frekuensi dari regulator dan amat mahal
pastinya, menurunkan biaya pengembangan dan memanfaatkan jaringan baru. Namun
Demikian di Indonesia telah ada beberapa operator yang memakai teknologi EVDO.
Wifi
merupakan
singkatan dari Wireless
Fidelity. Wifi adalah teknologi jaringan tanpa kabel yang
menggunakan frekuensi tinggi. Frekuensi yang digunakan oleh teknologi WIFi
berada pada spektrum 2,4 Ghz. Kita dapat terhubung ke internet dengan Wifi
menggunakan sebuah notebook dan PDA yang dilengkapi dengan kartu WiFi (WiFi
card). Jika notebook yang kita gunakan menggunakan prosesor yang dilengkapi
teknologi Mobile Centrino,
maka kartu WiFi tersebut tidak dibutuhkan.
Dengan menggunakan WiFi, kita dapat mengakses internet dengan cepat. WiFi mempunyai kemampuan akses internet dengan kecepatan hingga 11 Mbps. Kita tidak membutuhkan kabel untuk terhubung kejaringan WiFi. Namun, kita harus berada pada daerah yang mempunyai sinyal WiFi. Daerah yang mempunyai sinyal WiFi adalah daerah yang berada pada radius 100 meter dari titik akses yang sering disebut hotspot.
Dengan menggunakan WiFi, kita dapat mengakses internet dengan cepat. WiFi mempunyai kemampuan akses internet dengan kecepatan hingga 11 Mbps. Kita tidak membutuhkan kabel untuk terhubung kejaringan WiFi. Namun, kita harus berada pada daerah yang mempunyai sinyal WiFi. Daerah yang mempunyai sinyal WiFi adalah daerah yang berada pada radius 100 meter dari titik akses yang sering disebut hotspot.
Hotspot
adalah area publik di mana komputer
yang telah dilengkapi dengan teknologi jaringan nirkabel dapat mendapatkan
akses ke Internet. Komputer / laptop menggunakan jaringan nirkabel terdekat
dengan NIC internal (Network Interface Card). NIC terhubung dengan gelombang
radio yang dihasilkan oleh jaringan nirkabel / wireless. Ketika mendeteksi
sinyal cukup kuat, NIC meminta izin untuk masuk ke jaringan. Meskipun akses ini
sering gratis, kali lain jaringan nirkabel memerlukan pendaftaran dan biaya
yang kecil sebelum itu akan memberikan akses komputer.
Banyak kafe sekarang fitur
lingkungan jaringan nirkabel atau hotspot, sehingga pelanggan dapat duduk
santai, menyeruput kopi dan bekerja pada laptop mereka dengan akses Internet .
Sebuah jaringan yang menghasilkan hotspot pada dasarnya terdiri dari wireless
router dan modem . RF, atau frekuensi radio, gelombang yang digunakan oleh
jaringan nirkabel memperluas ke segala arah dari lokasi pusat perangkat ini,
sebelum akhirnya melemah melalui gangguan dan kurangnya kekuatan sinyal . Jika
komputer berada di dalam ‘kafan’ gelombang RF, akan memiliki kemampuan untuk
terhubung ke jaringan. Daerah ini hotspot. Sebagai komputer bergerak lebih jauh
dari perangkat router dan modem, koneksi akan menjadi lebih lemah dan lebih
lambat. Kualitas koneksi memburuk dengan cepat pada batas tertentu. Komputer
akan kehilangan akses sepenuhnya jika ia meninggalkan area hotspot.
Nama
: DINY WAHYU PRATIWI
Kelas : 9 E
Absen
: 09
Langganan:
Posting Komentar
(Atom)

0 komentar:
Posting Komentar